Akreditasi Nasional

Salah satu definisi perguruan tinggi bermutu adalah menetapkan standar dan mampu memenuhinya. Standar yang dimaksud adalah Standar SPMI. Selain itu, perguruan tinggi juga wajib memenuhi standar-standar eksternal yang menjadi bagian dalam Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME), yaitu pengakuan di tingkat nasional dan internasional.

Sehingga skema penjaminan mutu Universitas Brawijaya (UB) menggabungkan pemenuhan SPMI dan SPME untuk mencapai mutu yang dicita-citakan.

Skema Penjaminan Mutu UB

Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) tingkat nasional yang menjadi acuan UB adalah sistem akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). Keduanya merupakan lembaga yang memiliki kewenangan untuk melakukan asesmen terhadap input, proses, output, dan outcome perguruan tinggi di Indonesia.

Sifat wajib akreditasi nasional ini menjadikan UB harus menyesuaikan seluruh kebijakan dan pengelolaan PT untuk pemenuhan persyaratan akreditasi nasional.

Dengan adanya kewajiban akreditasi untuk program studi dan perguruan tinggi, maka Pusat Jaminan Mutu (PJM) memperoleh mandat untuk mengendalikan penerapan standar akreditasi, sehingga kualifikasi program studi dan institusi meningkat.

Untuk menjalankan mandat tersebut, PJM memiliki Bidang Akreditasi Nasional yang bertugas memantau, mereview dan menyediakan pendampingan pengajuan usulan akreditasi. Bidang Akreditasi Nasional memiliki Program Kerja dan SOP Pendampingan Penyusunan Dokumen, Simulasi Visitasi dan Pengajuan Usulan Akreditasi Nasional Program Studi.

Mekanisme Pendampingan Akreditasi PS

Komitmen Universitas Brawijaya untuk meningkatkan kualifikasi akreditasi PS juga diwujudkan dalam Peraturan Rektor UB Nomor 84 Tahun 2017 tentang Dana Bantuan Operasional Akreditasi Nasional Program Studi.

 

Program Studi di Universitas Brawijaya

Proporsi Jumlah PS di UB

Tahun 2020, jumlah program studi di Universitas Brawijaya sebanyak 177 PS aktif (semua jenjang). Proporsi program studi terbesar ada pada jenjang sarjana sebanyak 77 PS. Selanjutnya jenjang magister sebanyak 42 PS, jenjang doktoral sebanyak 23 PS, jenjang spesialis satu sebanyak 18 PS, jenjang profesi sebanyak 9 PS, dan jenjang diploma (D-3 dan D-4) sebanyak 8 PS.

Proporsi Peringkat Akreditasi PS di UB

Dalam hal akreditasi nasional, PS-PS di UB hampir seluruhnya telah terakreditasi (94%), sisanya adalah PS baru (belum genap 2 tahun) yang sedang proses pengajuan akreditasi. Dari 177 PS di UB tersebut, 98 PS diantaranya telah terakreditasi (7 standar) dengan peringkat A. Selebihnya, terdapat 64 PS terakreditasi B dan masih ada 5 PS terakreditasi C.

 

Daftar PS di UB