Dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi dalam mengembangkan sistem penjaminan mutu internal (SPMI), PJM UB telah mendapatkan apresiasi yang baik dari civitas academica UB dan juga stakeholders eksternal. Beberapa hal yang telah dilakukan PJM UB telah membantu universitas menjadi perguruan tinggi unggulan di Indonesia.

Beberapa program dan aktivitas yang membanggakan tersebut antara lain:

  1. Sebagai salah satu fasilitator dalam Pelatihan Tim Monitoring dan Evaluasi Internal (Monevin) Program Hibah Kompetisi (PHK), diselenggarakan oleh Dewan Pendidikan Tinggi Ditjen Dikti di Jakarta, pada bulan Nopember 2007. Hal ini merupakan penghargaan Ditjen Dikti kepada UB yang telah mengembangkan dan mengimplementasikan sistem Monevin PHK dengan baik.
  2. Setelah menerapkan sistem penjaminan mutu akademik (SPMA) sejak tahun 2007 dan telah melaksanakan tiga siklus audit internal mutu akademik (AIM), maka pada bulan Oktober 2008, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi DEPDIKNAS memberikan penghargaan kepada UB sebagai institusi yang telah menerapkan SPM dengan baik.
  3. Pada tahun 2007 dan 2008, tim PJM UB terlibat dalam pendampingan penyusunan dokumen Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT), sehingga UB mendapatkan peringkat akreditasi “A”.
  4. Pusat Jaminan Mutu (PJM) adalah unit kerja di UB yang menjadi pilot project implementasi sistem manajemen mutu (SMM) ISO 9001 pada tahun 2008, pada awal tahun 2009 PJM sebagai unit kerja pertama yang mendapatkan Sertifikat SMM ISO 9001 dari Badan Sertifikasi LRQA Indonesia. Dengan diperolehnya sertifikasi ISO 9001 oleh PJM, maka PJM diberikan mandat untuk mendampingi tiga unit kerja yang lain untuk dapat tersertifikasi ISO 9001. Unit kerja tersebut adalah Perpustakaan, Hubungan Masyarakat (Humas) dan Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). Pada tahun 2010, ketiga unit kerja tersebut mendapatkan sertifikasi ISO 9001 dari LRQA.
  5. Pusat Jaminan Mutu (PJM) adalah unit kerja yang ditunjuk oleh Rektor UB sebagai contact untuk kegiatan pemeringkatan universitas se-Asia melalui lembaga pemeringkatan internasional Quacquarelli Symonds Asia (QS Asia)
  6. Pada tahun 2009, PJM menginisiasi adanya mekanisme penanganan keluhan pelanggan. Hal ini merupakan hasil benchmarking ke Universiti Malaya di Kuala Lumpur, Malaysia. Mekanisme penanganan keluhan pelanggan di PJM dikembangkan untuk seluruh UB, hingga akhirnya menjadi e-complaint pada tahun 2010.
  7. Pusat Jaminan Mutu (PJM) adalah unit kerja yang mengkoordinir dan mendampingi unit kerja di UB untuk mempersiapkan sertifikasi ISO 9001 bagi seluruh unit kerja di UB pada tahun 2010-2011. Pada bulan Nopember 2011, UB memperoleh sertifikat ISO 9001:2008 dari Badan Sertifikasi LRQA Indonesia.
  8. Berdasarkan pemeringkatan unit kerja penunjang pelaksana akademik (UKPA) di UB yang telah menjalankan kegiatan manajerial dan pelayanan dengan baik, PJM memperoleh penghargaan dari Rektor UB sebagai pemenang (juara 1) dalam University of Brawijaya Annual Quality Award (UBAQA) Tahun 2011.
  9. Berdasarkan pemeringkatan unit kerja penunjang pelaksana akademik (UKPA) di UB yang telah menjalankan kegiatan manajerial dan pelayanan dengan baik, PJM kembali memperoleh penghargaan dari Rektor UB sebagai pemenang (juara 1) dalam University of Brawijaya Annual Quality Award (UBAQA) Tahun 2012.