Ditulis pada tanggal 27 November 2014, oleh admin, pada kategori Berita

Latar Belakang

Sejak diterbitkan Peraturan Presiden Republik Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (Perpres 8/2012 tentang KKNI) dan ditetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Permendikbud 49/2014 tentang SN Dikti), maka perlu ada pemahaman yang memadai dan arah yang benar untuk menerapkan kebijakan tersebut.

Perguruan tinggi (PT) sebagai satuan kerja (Satker) di bawah kementerian, memiliki kewajiban yang sama dan setara dalam menerapkan dan memenuhi standar mutu minimal yang ditetapkan tersebut.

Bagi PT, kewajiban pemenuhan standar mutu minimal tersebut (Permendikbud 49/2014 tentang SN Dikti), diterjemahkan dalam bentuk kebijakan internal PT yang bervariasi sesuai model sistem manajemen yang digunakan.

Selanjutnya, akan muncul pertanyaan mendasar yaitu, apakah model sistem manajemen yang berbeda-beda di masing-masing PT dapat mempengaruhi capaian pemenuhan (target dan waktu) standar mutu minimal. Hal ini tentunya memerlukan evaluasi internal oleh PT itu sendiri dan juga evaluasi eksternal oleh kementerian.

Kebijakan yang diambil masing-masing PT dalam rangka memenuhi Permendikbud 49/2014 tentang SN Dikti dan Perpres 8/2012 tentang KKNI mengandung praktek-praktek baik (good practices) yang perlu disebarluaskan kepada PT lain di Indonesia.

Good practices tersebut merupakan pengetahuan yang bermanfaat bagi PT untuk meningkatkan (improving) efektifitas dan efisiensi sistem manajemen dalam rangka memenuhi dan bahkan melampaui standar mutu minimal tersebut. Untuk itu, Lokakarya Nasional SPMI dengan tema “Implementasi Standar Nasional Pendidikan Tinggi” ini menjadi perlu untuk dilaksanakan.

 

Tujuan

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang seragam tentang Permendikbud 49/2014 tentang SN Dikti dan Perpres 8/2012 tentang KKNI, sehingga dapat menetapkan arah dan kebijakan di masing-masing PT untuk memenuhi peraturan tersebut.

Selain itu, lokakarya nasional ini juga bertujuan untuk memberikan contoh praktek dan kebijakan PT dalam rangka memenuhi Permendikbud 49/2014 tentang SN Dikti dan Perpres 8/2012 tentang KKNI.

 

Manfaat

Dengan mengikuti Lokakarya Nasional SPMI “Implementasi Standar Nasional Pendidikan Tinggi” ini diharapkan hal-hal berikut:

  • Bagi peserta lokakarya, memperoleh pemahaman yang baik tentang Permendikbud 49/2014 tentang SN Dikti dan Perpres 8/2012 tentang KKNI, sehingga dapat berguna untuk meningkatkan (improving) efektifitas dan efisiensi sistem manajemen dalam rangka memenuhi dan bahkan melampaui standar mutu minimal tersebut.
  • Bagi Ditjen Dikti, memperoleh informasi tentang kesiapan dan kemampuan PT dalam menerapkan Permendikbud 49/2014 tentang SN Dikti dan Perpres 8/2012 tentang KKNI, serta mendapat masukan atas berbagai kendala yang dihadapi oleh PT.

Pembicara dalam kegiatan ini, yaitu Direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti (pembicara utama) dan pembicara wakil PT dipilih dari perwakilan PTN, perwakilan PTS dan perwakilan Institut/Politeknik.

 

Pelaksanaan

Lokakarya Nasional SPMI “Implementasi Standar Nasional Pendidikan Tinggi” ini dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 20 Desember 2014, mulai pukul 07.30 s.d 16.30 WIB, bertempat di Universitas Brawijaya Guest House (UBGH), Lantai 3, Ruang Oryza, Jl. Veteran, Malang, JATIM. Peserta yang mengikuti lokakarya tidak dipungut biaya administrasi. Transportasi dan penginapan menjadi tanggungjawab institusi asal peserta. Jumlah peserta berkisar 100 s.d 200 PT dan masing-masing PT diwakili maksimal dua (2) orang. Fasilitas yang disediakan bagi peserta antara lain: seminar kit, snack dan makan siang, serta sertifikat.

Pembicara utama, Dr. Illah Sailah, Direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti, menyampaikan materi tentang Strategi Implementasi SN Dikti (Permendikbud 49/2014), sedangkan pembicara wakil PT disampaikan oleh lima PTN/PTS menyampaikan implementasi SN Dikti di masing-masing PT serta strateginya, yaitu Prof. Dr. Mohammad Bisri (Rektor Universitas Brawijaya, Malang), Dr. Syahrun Nur (Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh), Ir. Rr. Hermien Tridayanti (Universitas Narotama, Surabaya), Dr. Ika Sartika (Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Jatinangor), Prof. Dr. Ichsan Setya Putra (Institut Teknologi Bandung). Materi masing-masing pembicara tersebut dapat diunduh melalui link download berikut:

  1. SN DIKTI dan KPT oleh Dr. Illah Sailah (Direktur Ditbelmawa Ditjen Dikti)
  2. Implementasi SPMI UB oleh Mohammad Bisri (Rektor UB)
  3. SPMI dan Implementasinya di UNSYIAH oleh Syahrun Nur (Ketua Bidang Peningkatan Mutu BJM UNSYIAH)
  4. Proses Penerapan Penjaminan Mutu di UNNAR Surabaya oleh Hermien Tridayanti (Ketua BPM UNNAR)
  5. Implementasi SPMI sebagai Strategi Penerapan KKNI dan SN Dikti di IPDN oleh Ika Sartika (Kepala UPM IPDN)
  6. SPMI Berbasis Pengukuran Capaian Pembelajaran di ITB oleh Ichsan Setya Putra (Ketua SPM ITB)

Untuk informasi pelaksanaan lokakarya tersebut, silahkan hubungi contact person berikut:

  • Yudie Wiro Eko Setyawan, S.Si.
  • Ponsel. 081555 651356
  • Telp/faks. 0341 – 575797
  • E-mail: pjm@ub.ac.id, pjmbrawijaya@gmail.com
  • Kantor Pusat UB, Lantai 3, Ruang PJM, Jl. Veteran, Malang, 65145

Lain-lain

Berikut ini adalah foto-foto kegiatan lokakarya:

Lokakarya Nasional SPMI (1)Lokakarya Nasional SPMI (2)Lokakarya Nasional SPMI (3)Lokakarya Nasional SPMI (4)

Lokakarya Nasional SPMI (5)

Lokakarya Nasional SPMI (6)Lokakarya Nasional SPMI (7)Lokakarya Nasional SPMI (8)

Lokakarya Nasional SPMI (9)

Lokakarya Nasional SPMI (10)Lokakarya Nasional SPMI (11)Lokakarya Nasional SPMI (12)

Lokakarya Nasional SPMI (13)

Lokakarya Nasional SPMI (14)Lokakarya Nasional SPMI (15)Lokakarya Nasional SPMI (16)