Pendampingan Akreditasi BAN-PTBAN-PT Accreditation Assistance

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) is National Accreditation Board for Higher Education At the national accreditation level, BAN-PT is an institution that has an authority to do accreditation to the management and outcome of higher education. The evaluation was performed to the all comprehensive aspects conducted by a higher education. There are 7 standards (BAN-PT Accreditation Instruments), Standard 1. Vision, Mission, Goal and Target, and Strategy Standard 2. Government, Leaderships, Management System And Quality Assurance Standard 3. Students and Graduates Standard 4. Human Resources Standard 5. Curriculum, Learning Process, and Academic Atmosphere Standard 6. Funding, Facilities, and Information System Standard 7. Research, Service/ Community Service and Cooperation In 2003, Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS)/ National Education System stated strictly that accreditation is changed from voluntary to obligatory. In SISDIKNAS, an educational unit obliges to implement  quality assurance. UB used this new rule to include EQAS model as a reference. QAC-UB has mandates to develop IQAS and develop detail programs to accommodate that policy. Therefore, division of accreditation is established and included in the QAS organization structure. The accreditation division has program in assisting  preparation of accreditation documents either for study program (SP) or for AIPT/HEIA (Akreditasi Institusional Perguruan Tinggi/Higher Education Institutional Accreditation). The aim of the accreditation assistance is to increase the accreditation grade of SP's and UB. During assistance in preparation of accreditation document for SP and BAN-PT, QAC collaborates with other units in particular Cooperation and Academic Administration Bureau (BAAK) under supervision of Vice Rector of Academic Affair. In addition, national assessors from UB also involves in this acivities as an internal reviewer and a consultant. The role of QAC in the assistance of preparation of accreditation document is coordinating national asesssor from UB and SP's and giving recommendation to the Rector and Vice Rector regarding an adequacy accreditation document of SP's or University based on the evaluation from internal asessors. QAC formulates the procedure of assistance of document preparation, assessment and simulation of visitation of SP accreditation  in order to monitor the activities of the preparation, performing, evaluation and follow up. The flowchart of SP accreditation assistance is presented below.

Prosedur-Pendampingan-Akreditasi-PS

Figure. Flowchart of process of assistance accreditation BAN-PT for SP
The chance to propose re-evaluation of accreditation results to BAN-PT makes QAC formulating the Procedure of surveillance of SP accreditation. Therefore, SP's who  propose objection and re-evaluating their  accreditation results can be coordinated by QAC. The summary of surveillance accreditation process of SP is presented below.

Prosedur-Surveillance-Akreditasi-PS

Flowchart of Accreditation surveillance BAN-PT for SP

The result of assistance of BAN-PT accreditation can be found here the link:

Results

Training of preparation of accreditation document for  SP

This training is a part of acceleration program of accreditation SP at UB. Training material can be downloaded here the link 1. Self-evaluation guideline (Trinil S) 2. Form IIIA (SRU)

Dalam akreditasi nasional, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) merupakan lembaga yang memiliki kewenangan untuk melakukan akreditasi terhadap pengelolaan dan hasil pendidikan tinggi, dimana evaluasinya dilakukan secara komprehensif terhadap keseluruhan aspek yang dijalankan oleh suatu lembaga pendidikan tinggi. Aspek-aspek tersebut dikelompokkan ke dalam 7 standar (Instrumen Akreditasi BAN-PT), yaitu:

Standar 1.  Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, serta Strategi Pencapaian

Standar 2.  Tata pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan mutu

Standar 3.  Mahasiswa dan Lulusan

Standar 4.  Sumber daya manusia

Standar 5.  Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

Standar 6.  Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi

Standar 7.  Penelitian, Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerjasama

Adanya perubahan pada Sistem Pendidikan Nasional sejak tahun 2003, menyatakan secara tegas bahwa sifat akreditasi bergeser dari sukarela menjadi wajib. Dalam SISDIKNAS tersebut, juga dinyatakan bahwa satuan pendidikan wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan. Hal ini juga yang mendasari kebijakan SPMI di UB untuk memasukkan SPME model BAN-PT sebagai acuan.

Pusat Jaminan Mutu (PJM) UB sebagai unit kerja yang mendapat mandat untuk mengembangkan SPMI, memiliki program khusus untuk mengakomodir kebijakan tersebut. Sehingga di dalam struktur organisasi PJM UB, dibentuk Bidang Akreditasi. Bidang ini memiliki program pendampingan penyusunan dokumen akreditasi, baik akreditasi program studi (APS) maupun akreditasi institusi perguruan tinggi (AIPT). Tujuan program pendampingan ini adalah untuk meningkatkan kualifikasi akreditasi PS dan PT.

Di dalam pendampingan penyusunan dokumen APS dan AIPT, PJM berkolaborasi dengan unit kerja yang lain, terutama dengan Biro Administrasi Akademik dan Kerjasama (BAAK) di bawah arahan Pembantu Rektor I Bidang Akademik. Selain itu, dalam pelaksanaan pendampingan, PJM melibatkan para asesor nasional yang ada di UB untuk membantu proses penyusunan dokumen. Para asesor nasional tersebut berfungsi sebagai reviewer sekaligus konsultan dalam proses penyusunan dokumen akreditasi.

Peran PJM dalam pendampingan penyusunan dokumen akreditasi adalah mengkoordinir asesor nasional yang bertugas mendampingi PS, memberikan rekomendasi kelayakan dokumen akreditasi kepada Rektor dan Pembantu Rektor I berdasarkan hasil pendampingan dan evaluasi dari asesor nasional.

Dalam menjalankan program pendampingan akreditasi BAN-PT bagi program studi, maka PJM merumuskan Prosedur Pendampingan Penyusunan Dokumen, Asesmen dan Simulasi Visitasi Akreditasi Program Studi, sehingga persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan tindaklanjut program pendampingan dapat dipantau dengan baik. Ringkasan tahapan proses pendampingan akreditasi program studi disajikan sesuai bagan alir di bawah ini.

Prosedur-Pendampingan-Akreditasi-PS

Bagan Alir Proses Pendampingan Akreditasi BAN-PT bagi Program Studi

Selain itu, dengan adanya mekanisme peninjauan kembali hasil akreditasi BAN-PT, maka PJM juga merumuskan Prosedur Surveillance Akreditasi Program Studi, sehingga program studi yang mengajukan keberatan dan peninjauan kembali hasil akreditasinya dapat terkoordinir dengan baik. Ringkasan tahapan proses surveillance akreditasi program studi disajikan sesuai bagan alir di bawah ini.

Prosedur-Surveillance-Akreditasi-PS

Bagan Alir Proses Surveillance Akreditasi BAN-PT bagi Program Studi

Hasil-hasil kegiatan pendampingan akreditasi BAN-PT dapat dilihat pada link berikut:

Hasil Kegiatan

Pelatihan Penyusunan Dokumen Akreditasi PS

Pelatihan ini sebagai bagian dari program percepatan pengusulan akreditasi PS di UB.  Materi Pelatihan dapat diunduh pada link berikut:

1. Pedoman Evaluasi Diri (Trinil S) 2. Borang IIIA (SRU)


Export date : Sun, 24 Sep 2017 14:07:05
Exported from [ http://pjm.ub.ac.id/layanan/akreditasi/pendampingan-akreditasi-ban-pt/ ]